Thursday, December 31, 2009
When tomorrow comes -part1-
Hidup terdiri atas serangkaian momen, bagaimana kita memilih untuk melewatkan momen momen ini dan bermakna tidaknya kenangan kenangan itu, Inilah yang memberi arti hidup kita..
Kata Thoreau
Aku pergi ke hutan karena aku ingin hidup dengan bijaksana,
Menghadapi fakta - fakta kehidupan yang penting saja,
Dan karena ingin kucoba belajar dari hutan itu,
Agar jangan sampai bila ajalku tiba nanti,
Baru aku sadar bahwa aku belum pernah hidup
Menghadapi fakta - fakta kehidupan yang penting saja,
Dan karena ingin kucoba belajar dari hutan itu,
Agar jangan sampai bila ajalku tiba nanti,
Baru aku sadar bahwa aku belum pernah hidup
Tuesday, December 29, 2009
I Will Fly - Ten 2 Five -
You know all the things i’ve said
You know all the things that we have done
And things i gave to you
There’s a chance for me to say
How precious you are in my life
And you know that it’s true
To be with you is all that i need
Cause with you, my life seems brighter and these are all the things
I wanna say...
I will fly into your arms
And be with you
Til the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me
To get myself close to you
You’re the reason why i stay
You’re the one who cannot believe
Our Love will never end
Is it only in my dream?
You’re the one who cannot see this
How can you be so blind?
I will fly into your arms
And be with you
Til the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me
To get myself close to you
I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you
You know all the things that we have done
And things i gave to you
There’s a chance for me to say
How precious you are in my life
And you know that it’s true
To be with you is all that i need
Cause with you, my life seems brighter and these are all the things
I wanna say...
I will fly into your arms
And be with you
Til the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me
To get myself close to you
You’re the reason why i stay
You’re the one who cannot believe
Our Love will never end
Is it only in my dream?
You’re the one who cannot see this
How can you be so blind?
I will fly into your arms
And be with you
Til the end of time
Why are you so far away
You know it’s very hard for me
To get myself close to you
I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you
Senandung Lagu Cinta
senandung lagu cinta
tercipta untukmu
yg getarkan jiwa ini
lumpuhkan jantungku
kecantikan sempurna
yg tak terlukiskan
bahagia kan diri ini
saat bersamamu
meskipun ku sadari
tak mungkin memelukmu
waktu kau isyaratkan
bahwa dirimu tlah bersamanya
tatap matamu untuk yg terakhir
siksa batinku yg mencintamu
ku pasrahkan pada Illahi
relakan untuknya
lekuk tubuh anggunmu
bagaikan sang dewi
di dalam sanubariku
terukur wajahmu
jurang yg dalam pisahkan kita
yg tak mungkin untuk dilalui
biarlah lagu cinta ini
terdengar dalam kalbu
tercipta untukmu
yg getarkan jiwa ini
lumpuhkan jantungku
kecantikan sempurna
yg tak terlukiskan
bahagia kan diri ini
saat bersamamu
meskipun ku sadari
tak mungkin memelukmu
waktu kau isyaratkan
bahwa dirimu tlah bersamanya
tatap matamu untuk yg terakhir
siksa batinku yg mencintamu
ku pasrahkan pada Illahi
relakan untuknya
lekuk tubuh anggunmu
bagaikan sang dewi
di dalam sanubariku
terukur wajahmu
jurang yg dalam pisahkan kita
yg tak mungkin untuk dilalui
biarlah lagu cinta ini
terdengar dalam kalbu
Semoga - Kla Project -
Merenungkanmu kini
menggugah haruku
berbagai kenangan berganti
masa yang t'lah lalu
sebenarnya ku ingin
menggali hasrat untuk kembali
Melukiskanmu lagi
di dalam benakku
perlahan terbayang pasti
garis wajahmu
kehangatan cinta kasih
dapat kubaca jelas di situ
Adakah waktu
mendewasakan kita
kuharap masih ada
hati bicara
Mungkinkah saja
terurai satu persatu
pertikaian yang dulu
bagai pintaku
semoga
Lihatlah ku disini
memendam rindu
setiap kuberseru
yang kusebut hanya namamu
Sebenarnya kuingin
menggali hasrat kembali
kuharap agar kau mengerti
semoga
menggugah haruku
berbagai kenangan berganti
masa yang t'lah lalu
sebenarnya ku ingin
menggali hasrat untuk kembali
Melukiskanmu lagi
di dalam benakku
perlahan terbayang pasti
garis wajahmu
kehangatan cinta kasih
dapat kubaca jelas di situ
Adakah waktu
mendewasakan kita
kuharap masih ada
hati bicara
Mungkinkah saja
terurai satu persatu
pertikaian yang dulu
bagai pintaku
semoga
Lihatlah ku disini
memendam rindu
setiap kuberseru
yang kusebut hanya namamu
Sebenarnya kuingin
menggali hasrat kembali
kuharap agar kau mengerti
semoga
Tadi Malam..
Rencana tidur gasik, tapi malah sampe jam 12 malem, berdua aja sama Ayu di rumah, belajar main gitar! Kunci A,C,D,E,E minor,F dan G itu yang baru aku bisa. Itu aja nada masih sumbang kanan kiri. Tapi pantang menyerah.. genjreng genjreng aja! walhasil pagi pagi tanganku kapalen!hahahaha... tak apa tak apa.. sekarang aku punya judul baru, "30 hari Menguasai gitar" hahaha.. Jreng jreng!
Semua ada jalannya..
Kalo kita naik kendaraan terus jalan yang kita lewati itu luruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuus terus pasti lama lama bosen! apalagi kalo kecepatan yang kita pake juga stagnan, gitu gitu aja, terus jalan yang kita lalui itu mulus mulus aja, g ada 'jeglongan' nya sama sekali, g ada batu sandungannya, lah pokoknya aluuuuuuuuuuuus aja. Pasti bosennya bukan main!betul?
yup, sama aja dengan hidup! kalo mulus mulus aja tanpa ada masalah, dimana letak asiknya? ya g? tapi bukan berarti kita hidup harus cari2 masalah donk hihihihihi.. artinya, kalo ada masalah ya yang sabar aja, positif thinking&feeling bahwa semua pasti dapat teratasi. Alloh sendiri khan yang menjanjikan bahwa disetiap kesusahan itu ada kemudahan, dan Dia pula yang menjanjikan bahwa Dia tak akan menguji hambaNya diluar kekuatan. Begitu teorinya, yang memang sudah seharusnya kita yakini, tapi kembali lagi, namanya manusia yang diciptakan lengkap dengan nafsu, kadang masih aja sering dihantui sama yang namanya stresss, g kecuali aku! yah gp2 lah stres stres dikit, manusiawi kok!yang terpenting jangan pernah berputus asa dari rahmatNya. Betul?
Jadi mbar.. sekali lagi, setiap ada masalah, yakinilah akan ada jalan keluar, harus yakin itu.. SEMANGATTT!!!
Thank you.. your little care makes me calm..
yup, sama aja dengan hidup! kalo mulus mulus aja tanpa ada masalah, dimana letak asiknya? ya g? tapi bukan berarti kita hidup harus cari2 masalah donk hihihihihi.. artinya, kalo ada masalah ya yang sabar aja, positif thinking&feeling bahwa semua pasti dapat teratasi. Alloh sendiri khan yang menjanjikan bahwa disetiap kesusahan itu ada kemudahan, dan Dia pula yang menjanjikan bahwa Dia tak akan menguji hambaNya diluar kekuatan. Begitu teorinya, yang memang sudah seharusnya kita yakini, tapi kembali lagi, namanya manusia yang diciptakan lengkap dengan nafsu, kadang masih aja sering dihantui sama yang namanya stresss, g kecuali aku! yah gp2 lah stres stres dikit, manusiawi kok!yang terpenting jangan pernah berputus asa dari rahmatNya. Betul?
Jadi mbar.. sekali lagi, setiap ada masalah, yakinilah akan ada jalan keluar, harus yakin itu.. SEMANGATTT!!!
Thank you.. your little care makes me calm..
Bodohnya aku..
Ya! yang bodoh ya memang aku, kenapa make buka buka foto foto itu, ya bikin hati nyeri sendiri? hm... Ambar ambar.. yang lalu biarlah berlalu.. berdo'a saja semoga sakit itu tak akan pernah terulang.. Amin Amin Amin ya Alloh..
Merangkai cerita lewat jalan...
Aku seneng banget kalo disuruh jalan jalan. Mau itu naik mobil, motor, sepeda ataupun jalan kaki, aku seneng seneng aja. Tapi emang si ada syaratnya, syaratnya itu G KEPANASAN!hehehehe.. terserah mau dibilang centil atau gimana, tapi aku emang g bisa kepanasan, pusing pasti habis itu, dan g tanggung tanggung, seharian pusingnya!ckckckck..
Kembali ke masalah JALAN. Aku seneng jalan - jalan dalam artian bener bener nelusuri jalan, dari satu tempat ke tempat lain. Biasane aku langsung hapal, sampai hal terkecil contoh di daerah A di kanan jalan ada plank lalu lintas yang udah miring tiangnya bla bla bla bla bla.. aku bisa hapal itu dengan cepet :). Lewat jalan juga, aku bisa merangkai sebuah cerita. Aku bisa tahu sisi lain kehidupan di luar. Bagaimana kondisi di luar sana, kita bisa tahu ya kalau kita berada di sekitarnya. Mungkin tidak dengan terjun langsung, minimal dengan melihatnya saja kita sudah bisa mengambil kesimpulan. Yah walaupun kesimpulan itu masih sepihak dari diri kita sendiri.
Seperti cerita hari ini, tadi pulang dari Bank Mandiri, aku lewat jalan deket Toko Metro. Disana aku lihat seniman lagi pada bikin grafiti di tembok deket toko itu. Salah satu yang lagi ngelukis itu aku kenal. Lewat rambut keriting panjangnya. Yap! dia itu guru teater ku waktu SMK Telkom dulu. Pak Tedjo namanya! aku masih paham banget sama beliau, sama motor merah nyentriknya, sama rambut gondrong sangarnya, tapi jian! tak terbantahkan lagi totalitasnya dalam berseni. Yap! aku paham sama beliau, tapi aku juga yakin beliau sama sekali g inget aku, ya gimana ya secara aku ini murid teater yang paling bodo!hahahahahaha.. katanya aku susah suruh akting apapun kecuali akting jadi orang bodo, orang telmi, orang bingungan hahahahaha.. sial! dari perjalanan singkat siang tadi aku jadi bisa ketemu sama guru seni ku itu lagi, tapi sayang aku g bisa nyapa beliau, karena waktu itu aku masih jam kerja!ceritanya profesional nih, jadi harus langsung menuju kantor kalo urusan dah selesai :D tapi yang menarik lagi itu adalah usaha beliau dan temen2nya yang kayanya mau mulai meramaikan seni grafiti di Purwokerto. Setuju! aku setuju banget! ayo ramaikan.. lukis tembok2 di kota satria ini dengan lukisan yang indah yang sarat makna dan pesan..
Hm.. senangnya bisa merangkai cerita lewat jalan hari ini ^_^
Kembali ke masalah JALAN. Aku seneng jalan - jalan dalam artian bener bener nelusuri jalan, dari satu tempat ke tempat lain. Biasane aku langsung hapal, sampai hal terkecil contoh di daerah A di kanan jalan ada plank lalu lintas yang udah miring tiangnya bla bla bla bla bla.. aku bisa hapal itu dengan cepet :). Lewat jalan juga, aku bisa merangkai sebuah cerita. Aku bisa tahu sisi lain kehidupan di luar. Bagaimana kondisi di luar sana, kita bisa tahu ya kalau kita berada di sekitarnya. Mungkin tidak dengan terjun langsung, minimal dengan melihatnya saja kita sudah bisa mengambil kesimpulan. Yah walaupun kesimpulan itu masih sepihak dari diri kita sendiri.
Seperti cerita hari ini, tadi pulang dari Bank Mandiri, aku lewat jalan deket Toko Metro. Disana aku lihat seniman lagi pada bikin grafiti di tembok deket toko itu. Salah satu yang lagi ngelukis itu aku kenal. Lewat rambut keriting panjangnya. Yap! dia itu guru teater ku waktu SMK Telkom dulu. Pak Tedjo namanya! aku masih paham banget sama beliau, sama motor merah nyentriknya, sama rambut gondrong sangarnya, tapi jian! tak terbantahkan lagi totalitasnya dalam berseni. Yap! aku paham sama beliau, tapi aku juga yakin beliau sama sekali g inget aku, ya gimana ya secara aku ini murid teater yang paling bodo!hahahahahaha.. katanya aku susah suruh akting apapun kecuali akting jadi orang bodo, orang telmi, orang bingungan hahahahaha.. sial! dari perjalanan singkat siang tadi aku jadi bisa ketemu sama guru seni ku itu lagi, tapi sayang aku g bisa nyapa beliau, karena waktu itu aku masih jam kerja!ceritanya profesional nih, jadi harus langsung menuju kantor kalo urusan dah selesai :D tapi yang menarik lagi itu adalah usaha beliau dan temen2nya yang kayanya mau mulai meramaikan seni grafiti di Purwokerto. Setuju! aku setuju banget! ayo ramaikan.. lukis tembok2 di kota satria ini dengan lukisan yang indah yang sarat makna dan pesan..
Hm.. senangnya bisa merangkai cerita lewat jalan hari ini ^_^
Monday, December 28, 2009
Berubah
lagi ngerasa jadi orang yang buruuuuuuuuuuuuuuuk banget! kuliah males, di rumah juga males tandang gawe, di kantor juga lagi lelet, kuantitas mbaca berkurang, lah!pokmen lagi njelei banget. Malu deh sama diri sendiri! Hm.. aku harus berubah, harus!harus & harus! buang semua rasa malas itu.. HANCURKANNNNN!!!! deziiiigzzzz..
Bismillah.. ayo2 semangat dooonk, jangan biarkan waktu itu hilang begitu aja, SEMANGAT2.. ingat 5 perkara sebelum 5 perkara ya, khususnya HIDUP sebelum MATI! huhuhuhuhu... jadi inget lagune Raihan aja.. tapi, aku mau nyanyi lagunya Edcoustic ajalah..
Berubah kah aku,
apabila ada sesuatu,
lalu aku ulang pada sikap sebelum ku berubah
Tuhan....
aku ingin berubah,
dan ku bertahan dalam perubahanku...
Bismillah.. ayo2 semangat dooonk, jangan biarkan waktu itu hilang begitu aja, SEMANGAT2.. ingat 5 perkara sebelum 5 perkara ya, khususnya HIDUP sebelum MATI! huhuhuhuhu... jadi inget lagune Raihan aja.. tapi, aku mau nyanyi lagunya Edcoustic ajalah..
Berubah kah aku,
apabila ada sesuatu,
lalu aku ulang pada sikap sebelum ku berubah
Tuhan....
aku ingin berubah,
dan ku bertahan dalam perubahanku...
Monday, December 14, 2009
Cerita Hari Ini
Hari ini, 15 Desember 2009, kembali aku memulai perjalanan panjangku. Kali ini perjalanan dimulai jam setengah 5 pagi, ke arah timur yaitu di Ungaran. Di hotel ungaran cantik tepatnya. Sebelumnya aku emang udah survey duluan waktu dikasih tau kegiatan mau dilaksanakan di hotel ini. Dari depan, tempatnya keliatan kuno!hehehe.. kamarnya kaya rumah sakit. Mudah2an aja g horor wkekeke...
Udah ah, tinggalin diskusi tentang hotel. Apapun bentuknya harus disyukuri, sing penting panas g kepanasen, udan g kodanen, turu iso lali hehehehe.. sekarang kita bahas tentang pelajaran atau pengalaman apa yang aku dapat selama di perjalanan! ^_^
G begitu spesial si, tadi di jalan banyak ngobrol aja sama pak Ndoyo, obrolan kita kali ini itu berkisar di masalah WAYANG!hehehe, ternyata dulu waktu beliau kecil itu, lurah di desanya ngajarin anak2 kecil disana ndalang dan main gamelan. Terus pak ndoy itu tiba2 aja spontanitas ngulang percakapan2 dalangnya. Aku dikasih tau apa aja perlengkapan2 yang dipake. Aku jadi tau apa itu suluk, apa itu kayu yang dipake buat mukul kotak dalang, aku diceritani macem2 kisah wayang yang emang udah pakem. Wah keren lah! terus terang aku juga sangat amat mencintai budaya jawa. Mau itu gamelan, tarian, nyanyian, wayang, bahkan sampe ke ritual pernikahan jawa. Aku sukaaaaaaaaaaaaa semua. Tapi khusus untuk wayang, aku rada g mudeng aja sama dialog2 dalangnya. Aku lebih suka baca kisah2nya lewat buku, lebih bisa memanjakan imajinasiku. Tapi aku g nolak kalo disuruh nonton wayang secara langsung. Kata pak Ndoy, "tapi jaman sekarang mb, mana ada anak muda yang mau nonton wayang. Mereka ya lebih milih nonton konser musik..",
Hm,,,, iya juga si aku g menampik pendapat itu, aku sendiri juga menyadari bahwa generasi ku saat ini mulai meninggalkan budaya nya sendiri, gengsi mereka nonton wayang atau apalah itu. Giliran nanti budaya itu diaku oleh orang lain, baru deh kebakaran jenggot!hahahaha... tapi aku berani jamin, kalo g semua anak muda seperti itu. Yah, dibalik kaum mayoritas itu adalah tetap kaum minoritas yang setia pada budayanya sendiri. Salah satu kaum minoritasnya itu ya aku, unggul dan beberapa teman2 ku mungkin.
Indahnya budaya, indahnya mengenali jati diri kita sendiri, jati diri bangsa kita sendiri.. ^_^
okelah, sampai disini dulu cerita sepanjang perjalanan dari purwokerto ke ungaran. Dilanjut nanti lagi yah, masih banyak cerita2 menarik lagi ^_^..
Udah ah, tinggalin diskusi tentang hotel. Apapun bentuknya harus disyukuri, sing penting panas g kepanasen, udan g kodanen, turu iso lali hehehehe.. sekarang kita bahas tentang pelajaran atau pengalaman apa yang aku dapat selama di perjalanan! ^_^
G begitu spesial si, tadi di jalan banyak ngobrol aja sama pak Ndoyo, obrolan kita kali ini itu berkisar di masalah WAYANG!hehehe, ternyata dulu waktu beliau kecil itu, lurah di desanya ngajarin anak2 kecil disana ndalang dan main gamelan. Terus pak ndoy itu tiba2 aja spontanitas ngulang percakapan2 dalangnya. Aku dikasih tau apa aja perlengkapan2 yang dipake. Aku jadi tau apa itu suluk, apa itu kayu yang dipake buat mukul kotak dalang, aku diceritani macem2 kisah wayang yang emang udah pakem. Wah keren lah! terus terang aku juga sangat amat mencintai budaya jawa. Mau itu gamelan, tarian, nyanyian, wayang, bahkan sampe ke ritual pernikahan jawa. Aku sukaaaaaaaaaaaaa semua. Tapi khusus untuk wayang, aku rada g mudeng aja sama dialog2 dalangnya. Aku lebih suka baca kisah2nya lewat buku, lebih bisa memanjakan imajinasiku. Tapi aku g nolak kalo disuruh nonton wayang secara langsung. Kata pak Ndoy, "tapi jaman sekarang mb, mana ada anak muda yang mau nonton wayang. Mereka ya lebih milih nonton konser musik..",
Hm,,,, iya juga si aku g menampik pendapat itu, aku sendiri juga menyadari bahwa generasi ku saat ini mulai meninggalkan budaya nya sendiri, gengsi mereka nonton wayang atau apalah itu. Giliran nanti budaya itu diaku oleh orang lain, baru deh kebakaran jenggot!hahahaha... tapi aku berani jamin, kalo g semua anak muda seperti itu. Yah, dibalik kaum mayoritas itu adalah tetap kaum minoritas yang setia pada budayanya sendiri. Salah satu kaum minoritasnya itu ya aku, unggul dan beberapa teman2 ku mungkin.
Indahnya budaya, indahnya mengenali jati diri kita sendiri, jati diri bangsa kita sendiri.. ^_^
okelah, sampai disini dulu cerita sepanjang perjalanan dari purwokerto ke ungaran. Dilanjut nanti lagi yah, masih banyak cerita2 menarik lagi ^_^..
Sunday, December 13, 2009
Ingin pulang
saat-saat seperti ini
pintu tlah terkunci
lampu tlah mati
ku ingin pulang
tuk segera berjumpa
denganmu
waktu-waktu seperti ini
di dalam selimut
harapkan mimpi
bayangan pulang
tuk segera berjumpa
denganmu
ku ingin kau tahu
ku bergetar merindukanmu
hingga pagi menjelang
aaaaaah
sesaat mata terpejam
tirai imaji terbuka
semakin ku terlelap
semakin jelas hangat senyuman
tak ingin terjaga
sampai aku pulang
sesaat mata terpejam
bintang-bintang menari indah
iringi langkahku
rangkai mimpi yang semakin dalam
tak ingin terjaga
sampai aku pulang
pintu tlah terkunci
lampu tlah mati
ku ingin pulang
tuk segera berjumpa
denganmu
waktu-waktu seperti ini
di dalam selimut
harapkan mimpi
bayangan pulang
tuk segera berjumpa
denganmu
ku ingin kau tahu
ku bergetar merindukanmu
hingga pagi menjelang
aaaaaah
sesaat mata terpejam
tirai imaji terbuka
semakin ku terlelap
semakin jelas hangat senyuman
tak ingin terjaga
sampai aku pulang
sesaat mata terpejam
bintang-bintang menari indah
iringi langkahku
rangkai mimpi yang semakin dalam
tak ingin terjaga
sampai aku pulang
Mulai menjaga
Jangan kebanyakan makan mie lagi. Mulai menjaga kesehatan diri sendiri, lebih dan lebih. Jangan kebanyakan makan mie lagi. Walau sepengen apapun, dibatasi jumlahnya ya.. Maaf sekarang aku lebih cerewet tentang hal ini. ^_^
Thursday, December 10, 2009
Petuah bagi ahli maksiat
Suatu saat, seorang ahli hikmah, Ibrahim bin Adham didatangi oleh orang yang mengaku ahli maksiat. Ia mengutarakan niatnya untuk keluar dari kubangan dunia hitam.
Ibrahim bin Adham memberikan nasihatnya, seraya berkata, "Jika ingin menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka tak mengapa kamu meneruskan kesukaanmu berbuat maksiat."
Mendengar perkataan Ibrahim, ahli maksiat dengan penasaran bertanya, "Ya Abu Ishaq (panggilan Ibrahim bin Adham), apa syarat-syaratnya?"
Ibrahim bin Adham berkata, "Pertama, jika ingin melakukan maksiat kepada Allah, janganlah kamu memakan rizki-Nya."
"Lalu aku harus makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rizki Allah?" kata sang ahli maksiat keheranan.
Ibrahim bin Adham berkata lagi, "Ya, kalau sudah menyadarinya, masih pantaskah kamu memakan rizki-Nya, sedangkan kamu melanggar perintah-pertintah-Nya."
"Kemudian syarat yang kedua, kalau ingin bermaksiat kepada-Nya, maka janganlah kamu tinggal di bumi-Nya. "
Ya Abu Ishaq, kalau demikian, aku akan tinggal di mana? Bukankah semua bumi dan isinya ini kepunyaan Allah?" kata lelaki itu.
"Ya Abdullah, renungkanlah olehmu, apakah masih pantas memakan rizki-Nya, sedangkan kamu masih hendak melanggar perintah-Nya?" kata Ibrahim.
"Ya benar, " kata lelaki itu tertunduk malu.
Ibrahim bin Adham kembali berkata, "Syarat ketiga, kalau ingin juga bermaksiat, mau makan rizki-Nya, mau tinggal di bumi-Nya, maka carilah suatu tempat yang tersembunyi dan tidak dapat dilihat-Nya."
"Ya Abu Ishaq, mana mungkin Allah tidak melihat kita?" ujarnya.
Sang ahli maksiat itu pun terdiam merenungkan petuah-petuah Ibrahim. Lalu ia kembali bertanya, "Ya Abu Ishaq, kini apa lagi syarat yang ke empat?"
"Kalau malaikat maut datang hendak mencabut ruhmu, katakanlah, "Undurkanlah kematianku. Aku ingin bertaubat dan melakukan amal sholeh." kata Ibrahim.
"Ya Abu Ishaq, mana mungkin malaikat maut mau mengabulkan permintaanku itu." jawab lelaki itu.
"Baiklah ya Abu Ishaq, sekarang sebutkan apa syarat yang ke lima?" tanyanya lagi.
"Kalau malaikat Zabaniyah hendak membawamu ke neraka di hari kiamat, janganlah engkau mau ikut bersamanya."
"Ya Abu Ishaq, jelas saja mereka (malaikat Zabaniyah) tidak akan mungkin membiarkan kau menolak kehendak-Nya." ujar lelaki itu.
"Kalau demikian, jalan apa lagi yang dapat menyelamatkanmu ya Abdullah?" tanya Ibrahim bin Adham.
"Ya abu Ishaq, cukuplah! Cukup! Jangan engkau teruskan lagi, mulai detik ini aku mau beristighfar dan mohon ampun kepada Allah. Aku benar-benar ingin bertaubat." ujar lelaki itu sambil menangis penuh penyesalan.
Sumber : http://imaduddien-kisah.blogspot.com "nofollow"
Ibrahim bin Adham memberikan nasihatnya, seraya berkata, "Jika ingin menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka tak mengapa kamu meneruskan kesukaanmu berbuat maksiat."
Mendengar perkataan Ibrahim, ahli maksiat dengan penasaran bertanya, "Ya Abu Ishaq (panggilan Ibrahim bin Adham), apa syarat-syaratnya?"
Ibrahim bin Adham berkata, "Pertama, jika ingin melakukan maksiat kepada Allah, janganlah kamu memakan rizki-Nya."
"Lalu aku harus makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rizki Allah?" kata sang ahli maksiat keheranan.
Ibrahim bin Adham berkata lagi, "Ya, kalau sudah menyadarinya, masih pantaskah kamu memakan rizki-Nya, sedangkan kamu melanggar perintah-pertintah-Nya."
"Kemudian syarat yang kedua, kalau ingin bermaksiat kepada-Nya, maka janganlah kamu tinggal di bumi-Nya. "
Ya Abu Ishaq, kalau demikian, aku akan tinggal di mana? Bukankah semua bumi dan isinya ini kepunyaan Allah?" kata lelaki itu.
"Ya Abdullah, renungkanlah olehmu, apakah masih pantas memakan rizki-Nya, sedangkan kamu masih hendak melanggar perintah-Nya?" kata Ibrahim.
"Ya benar, " kata lelaki itu tertunduk malu.
Ibrahim bin Adham kembali berkata, "Syarat ketiga, kalau ingin juga bermaksiat, mau makan rizki-Nya, mau tinggal di bumi-Nya, maka carilah suatu tempat yang tersembunyi dan tidak dapat dilihat-Nya."
"Ya Abu Ishaq, mana mungkin Allah tidak melihat kita?" ujarnya.
Sang ahli maksiat itu pun terdiam merenungkan petuah-petuah Ibrahim. Lalu ia kembali bertanya, "Ya Abu Ishaq, kini apa lagi syarat yang ke empat?"
"Kalau malaikat maut datang hendak mencabut ruhmu, katakanlah, "Undurkanlah kematianku. Aku ingin bertaubat dan melakukan amal sholeh." kata Ibrahim.
"Ya Abu Ishaq, mana mungkin malaikat maut mau mengabulkan permintaanku itu." jawab lelaki itu.
"Baiklah ya Abu Ishaq, sekarang sebutkan apa syarat yang ke lima?" tanyanya lagi.
"Kalau malaikat Zabaniyah hendak membawamu ke neraka di hari kiamat, janganlah engkau mau ikut bersamanya."
"Ya Abu Ishaq, jelas saja mereka (malaikat Zabaniyah) tidak akan mungkin membiarkan kau menolak kehendak-Nya." ujar lelaki itu.
"Kalau demikian, jalan apa lagi yang dapat menyelamatkanmu ya Abdullah?" tanya Ibrahim bin Adham.
"Ya abu Ishaq, cukuplah! Cukup! Jangan engkau teruskan lagi, mulai detik ini aku mau beristighfar dan mohon ampun kepada Allah. Aku benar-benar ingin bertaubat." ujar lelaki itu sambil menangis penuh penyesalan.
Sumber : http://imaduddien-kisah.blogspot.com "nofollow"
Al Ahzab (The Combined Forces) 31:59
In the name of Allah, the All-Merciful, the Most Merciful.
“O Prophet! Say to your wives, your daughters, and the women of the believers that they let down over themselves their outer garments; this will be more proper for them, that they may be known, and thus they will not be given trouble; And Allah is Forgiving, Merciful.” [Al-Ahzab (The Combined Forces) 31:59]
Many people think that the hijab is not meant for people today. They think it was only for the past, or that it was only for the wives of the Prophet (PBUH). Neither of these notions are true. Allah (SWT) has clearly spoken about the hijab in the Quran, and belief in the Quran necessitates belief in the fact that it is meant for all people until the day of judgment. Second, the above verse is clearly addressing ALL believing women, not just the wives of the Prophet (PBUH). Third, it is important to remember what Allah says in the Quran: "It is not for a believing man or a believing woman, when Allāh and His Messenger have decided a matter, that they should [thereafter] have any choice about their affair. And whoever disobeys Allāh and His Messenger has certainly strayed into clear error." [33:36]
This verse orders women to wear a jilbab, which comes from the word ‘jalaba’. It means to pull from one place to another. So the jilbab is a garment that is pulled over. It is a garment that a woman covers her head and chest area with, worn over her clothes. The other verse that deals with hijab is 24:31. It mentions the word khimar, which literally means that which covers the head. Allah (SWT) specifically mentions that it should be drawn over the chests.
Next, the conditions of the hijab from Islamic law: It should not describe the body, either through tightness or transparency. It should cover the awrah of women, which is everything except their face and their hands. And an outer garment should be worn, over and above her outer clothes. – So wearing something like skinny jeans and then covering one’s hair does not cut it.
Finally, know that one of the first ways Shaitan tricked humans was by exposing their bodies. “Then he whispered to them to expose what had been hidden from them of their private parts...” [7:20] If we do not let Allah (SWT) decide how we should dress, then who are we allowing to decide for us?
“O Prophet! Say to your wives, your daughters, and the women of the believers that they let down over themselves their outer garments; this will be more proper for them, that they may be known, and thus they will not be given trouble; And Allah is Forgiving, Merciful.” [Al-Ahzab (The Combined Forces) 31:59]
Many people think that the hijab is not meant for people today. They think it was only for the past, or that it was only for the wives of the Prophet (PBUH). Neither of these notions are true. Allah (SWT) has clearly spoken about the hijab in the Quran, and belief in the Quran necessitates belief in the fact that it is meant for all people until the day of judgment. Second, the above verse is clearly addressing ALL believing women, not just the wives of the Prophet (PBUH). Third, it is important to remember what Allah says in the Quran: "It is not for a believing man or a believing woman, when Allāh and His Messenger have decided a matter, that they should [thereafter] have any choice about their affair. And whoever disobeys Allāh and His Messenger has certainly strayed into clear error." [33:36]
This verse orders women to wear a jilbab, which comes from the word ‘jalaba’. It means to pull from one place to another. So the jilbab is a garment that is pulled over. It is a garment that a woman covers her head and chest area with, worn over her clothes. The other verse that deals with hijab is 24:31. It mentions the word khimar, which literally means that which covers the head. Allah (SWT) specifically mentions that it should be drawn over the chests.
Next, the conditions of the hijab from Islamic law: It should not describe the body, either through tightness or transparency. It should cover the awrah of women, which is everything except their face and their hands. And an outer garment should be worn, over and above her outer clothes. – So wearing something like skinny jeans and then covering one’s hair does not cut it.
Finally, know that one of the first ways Shaitan tricked humans was by exposing their bodies. “Then he whispered to them to expose what had been hidden from them of their private parts...” [7:20] If we do not let Allah (SWT) decide how we should dress, then who are we allowing to decide for us?
Tuesday, December 8, 2009
Cengengnya...
Tadi pagi, aku nangis lagi.. hehe, cengengnya aku ini.. Ya Alloh, maaf aku meneteskan air mata lagi. Ya Alloh, maaf juga aku udah curhat di blog ini. Tapi ya Alloh, aku udah g peduli ya Alloh, g peduli dengan komentar2 apapun, g peduli dengan cap cengeng ataupun melankolis, aku g peduli ya Alloh. Maaf mb Iswa, aku sering bikin kamu bingung, maaf juga kalo aku mulai agak pelit berbagi cerita. Aku takut kamu jengah, kamu capek dengerin cerita2 ku, yang pasti kembali itu itu lagi, kembali dia dia lagi.. mb Iswa, mungkin ini pertama kali kamu liat aku sangat berbeda dari kebiasaan. Tolong dibiarin aja ya mb, g usah diarahkan, g usah dinasehatin juga. Aku pengen seperti ini dulu. Biar, biarin aja.. InsyaAlloh aku pasti kembali seperti semula. Tanpa bantuan siapapun, biarin aku menerapi diriku sendiri. Alloh yang jadi perawatnya.. InsyaAlloh...
Speechless
Udah g bisa ngomong apapun,
capek... dengan diri ku sendiri,
sudah lah.. lupakan! lupakan! lupakan!
Astaghfirulloh...
ternyata aku g sekuat yang aku bayangkan... Hm... Kuat! Kuat! Kuat!
Senyum.. ayo senyum! ^_^ Hm... Astaghfirulloh..
capek... dengan diri ku sendiri,
sudah lah.. lupakan! lupakan! lupakan!
Astaghfirulloh...
ternyata aku g sekuat yang aku bayangkan... Hm... Kuat! Kuat! Kuat!
Senyum.. ayo senyum! ^_^ Hm... Astaghfirulloh..
Friday, December 4, 2009
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN PAPA ..
(Boleh untuk direnungkan, terutama untuk yang punya anak gadis....)
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN PAPA ..
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.. Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli
nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air
dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak
boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu... Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah
adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu? Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut... ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya.... Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk
teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya ;)
Yes I love you so much, Pa. ..
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN PAPA ..
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.. Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli
nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air
dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak
boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu... Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah
adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu? Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut... ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya.... Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk
teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya ;)
Yes I love you so much, Pa. ..
Tuesday, December 1, 2009
Kambuh...
G tau kenapa, belakangan magh ku sering banget kambuh. Padahal aku udah njaga maemku (walau kadang2 kecolongan juga lupa makan hehehe..) tapi aku jamin aku g pernah lupa ngisi perut, entah itu ngemil, minum atau yang lain. Tapi kenapa ya, aku ngerasa jadi makin ringkih, sedikit2 kambuh! telat sedikit kambuh,, pedes sedikit perih.. banyak yang harus aku hindari. Entah itu kopilah santen lah dll. Gp2 si selama itu memang bisa mencegah magh ku kambuh. Barusan di kantor magh ku kambuh lagi. Kata bu Ani, aku disuruh mbakar pisang ambon sekulit kulitnya, terus dimakan (tentu tanpa kulit makannya) OK! i'll try, mudah2an mujarab!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Welcome To My Zone
Assalamu'alaikum...
Selamat membaca buat temen - temen yang berkenan membaca, semoga sedikit coretan ini ada manfaatnya.
Selamat belajar untuk diri saya sendiri, supaya g cuma Omdo, tapi bisa praktekin hal hal yang ditulis disini.
Berjuang, bersama sama menjadi pribadi yang lebih indah.. ^_^